Pengukuhan Santri Tahfidzul Qur’an Kelas Mufadhola

SIAP : Santri Kelas Mufadhola berfoto bersama Dewan Guru dan Dewan Penasehat, mereka siap menjadi penghafal Al Qur’an yang Faqih, Berkhlaq Mulia dan Mandiri
Pengukuhan Santri Tahfidz Al Qur’an Kelas Mufadhola dilaksanakan pada hari Minggu kemarin (28/01). Sebanyak 20 santri dikukuhkan sebagai santri Tahfidz Al Qur’an kelas Mufadhola di Surabaya Utara. Pelaksanaan kegiatan ditempatkan di Masjid Nashrullah Surabaya. Selain santri, hadir pula orang tua atau wali santri yang turut serta mengantarkan putra putri mereka.
DIKUKUHKAN : Salah satu santri menerima Al Qur’an Hafalan dari Dewan Penasehat.
Pengukuhan ini merupakan tahap kedua di kelas Mufadhola setelah sebelumnya diadakan seleksi yang diikuti oleh sekitar 60 santri yang berasal dari berbagai TPQ. Seperti diketahui bersama bahwa kelas Mufadhola ini merupakan pengembangan program Tahfidz Al Qur’an yang selama ini sudah berjalan. Di kelas ini di akselerasi dengan tujuan bisa lebih cepat mencapai target hafal 30 juz.
Target yang dicanangkan oleh pengurus PPG bidang Tahfidzul Qur’an untuk kelas Mufadhola yaitu selama 6-7 tahun. “Kami target santri yang masuk di kelas Mufadhola bisa khatam 30 juz dalam waktu 7 tahun.” kata H. Kholid, Ketua Bidang Tahfidzul Qur’an PPG Surabaya Utara.
Target tersebut dianggap masih realistis mengingat konsep yang diusung adalah konsep halaqah yang pertemuan nya hanya  3x dalam seminggu. Tapi dalam pelaksanaannya bisa lebih cepat tergantung pada semangat dan kemampuan santri.
Dalam sambutan dan arahannya, H. Abdul Salam selalu dewan penasehat LDII Kota Surabaya yang turut hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa program ini ada salah satu bentuk pembinaan terhadap generasi penerus bangsa Indonesia. “Orang tua harus mendukung sepenuhnya, baik dengan tenaga, pikiran bahkan materiil.” ujaranya pada orang tua santri.
Dalam kesempatan itu juga, H. Abdul Salam memberikan nama halaqah pada kelas Mufadhola ini dengan nama Halaqah Subulussalam.(rc/86)

2 tanggapan untuk “Pengukuhan Santri Tahfidzul Qur’an Kelas Mufadhola

  • 2 Februari 2018 pada 01:19
    Permalink

    Semoga jadi generasi yg professional religius bisa memahami, menghayati dan menjalankan isi Al Quran.

    Balas
    • 18 Februari 2018 pada 23:00
      Permalink

      Amiin

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *