Merawat Jenazah itu Mudah, Jika Tau Ilmunya

PPSUTRA.COM – Kematian adalah hal yang akan menimpah pada setiap diri manusia, untuk itu Keputrian PAC Semampir dan PAC Tambaksari mengadakan Workshop dengan judul “PETA JANNAH” yang memiliki singkatan “Peramutan Jenazah ” pada Minggu (7/3) di Masjid Nurul Haq, Kapas Jaya, Surabaya Utara. Acara tersebut dihadiri oleh 27 Remaja Putri dan Ibu-ibu.

“Acara ini adalah langkah awal untuk menggali ilmu tentang tata cara merawat jenazah dengan baik dan benar,” terang Fuad Wakil Ketua PC Semampir.

Di masa pandemi covid-19 yang terjadi pada saat ini, manusia yang berpulang ke rahmatullah jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia terhitung sejak Maret 2020 hingga 6 Maret 2021 menjadi 1.373.836 orang.

“Dengan banyaknya jumlah angka kematian pada saat ini, maka kita sebagai generasi penerus harus dapat memahami ilmu tentang bagaimana cara merawat jenazah yang baik dan benar, sehingga ketika disekitar kita ada yang meninggal dunia, maka kita bisa turut serta membantu dalam merawat jenazah tersebut,” sahut Yessy, MC dari acara tersebut.

Fuad juga memberikan motivasi kepada para peserta yang hadir pada saat itu untuk tidak takut dalam melakukan perawatan jenazah. Mulai dari proses pemandian hingga pengkafanan. Karena setiap manusia pasti akan meninggal dunia.

“Dalam melakukan perawatan jenazah (memandikan dan mengkafani). Tidak semua orang bisa dan tidak semua orang berani untuk melakukannya. Buktinya ketika ada orang yang di ajak untuk merawat jenazah, itu jarang ada yang mau. Alasannya adalah takut,” ujar Fuad.

Dalam penuturannya, Fuad juga menyampaikan bahwa merawat jenazah itu sebenarnya tidak sulit.

“Merawat jenazah itu sebenarnya mudah, jika tau ilmunya,” terang Fuad.

Melalui acara tersebut, Wakil Ketua Muda-Mudi PC Semampir, Aris Rosadi berharap seluruh peserta yang hadir dapat lebih sigap dan siap dalam membantu merawat jenazah ketika ada orang yang meninggal disekitarnya.

“Harapan kami untuk para peserta yang hadir, ilmu yg telah di sampaikan hari ini, supaya di rekam baik-baik dalam otaknya. Sehingga ketika ada orang yang minta tolong untuk merawat jenazah, itu sudah siap,” ujar Aris. (ysy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *